Djarot tantang Anies tunjuk lahan negara yang dijadikan mall di DKI

0
106

GUNUNGPOKER AGEN POKER ONLINE TANPA ROBOT

LiputanLive – Wakil Gubernur Petahana DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mengaku heran dengan ucapan lawannya dalam pertarungan Pilgub DKI, Anies Baswedan. Anies pernah menyebutkan ada tanah milik Pemprov DKI dan milik negara, tapi dipakai untuk komersil dengan mendirikan mall.

Djarot mengatakan, ia tidak tahu menahu perihal tudingan tersebut. Dia menebak, mungkin yang dimaksud Anies adalah Mall Plaza Senayan.

“Lah enggak tahu aku. Apa lahan negara dijadikan mall itu di Plaza Senayan mungkin? Tapi tunjukan saja,” kata Djarot, di Balai Kartini, Selasa (28/2).

Djarot menegaskan, selama masa pemerintahannya di DKI, pihaknya tak pernah menggunakan lahan negara untuk dijadikan hunian, apalagi dijadikan mall.

Bahkan ia menyebutkan bahwa pihaknya kesulitan mendapatkan lahan, sehingga konsep pembangunan hunian pun dibuat ke atas seperti rusun dan apartemen.

“Zaman kami, enggak ada lahan negara dimanfaatkan untuk mall. Pembangunanan perumahan di Jakarta kalau hunian, program kita itu vertikal bukan horizontal. Jadi rumah susun, apartemen. Sebab kalau horizontal enggak ada lahannya. Kecuali di pinggir kota Se-jabodetabek. Maka dari itu, kita perbanyak rumah susun,” terang Djarot.

Selain itu, Djarot juga mencontohkan, ketika pihaknya meminta untuk membangun wisma atlet di Kemayoran dan setelah gelaran Asian Games 2018 selesai akan dimanfaatkan untuk warga di bantaran sungai. Namun rencana tersebut ditolak mentah-mentah.

“Tapi kan tidak boleh, akhirnya dibangun sama pemerintah pusat. Contohnya gitu loh,” ungkap Djarot.

“Sekarang kami enggak tahu ada enggak yang dirikan mall? Enggak ngerti aku. Tanyakan sana,” tandas Djarot.

GUNUNGPOKER AGEN POKER ONLINE TANPA ROBOT

Sebelumnya, Calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan heran program DP rumah nol rupiah yang merupakan idenya bersama Sandiaga Uno banyak dikritik. Dia membandingkan penggunaan lahan di DKI Jakarta yang peruntukannya dianggap tidak memihak kepada rakyat kecil, tetapi tak jadi pembicaraan khalayak.

“Tanah Pemprov saja bisa dipakai untuk mall, tanah negara dipakai mall, kenapa rakyat kecil mau pakai jadi ribut? Kenapa rakyat kecil mau pakai tanah negara jadi ramai? Mau dipakai buat mall, kita semua diam,” kata Anies. [rnd]

LEAVE A REPLY