Hamil 2 Bulan, Keke Dipaksa Suami Mencuri Harta Majikan

0
65

LIPUTANLIVE.COM, JAKARTA  Polisi menangkap Aji Sukmo dan Keke Lisangan, pasangan kekasih yang mencuri di rumah majikan dengan modus berpura-pura sebagai pembantu rumah tangga. Kasubdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan mengatakan keduanya dibekuk pada Senin (20/3/2017).

“Aji dan Keke ini sepasang kekasih yang katanya baru menikah secara agama,” kata Hendy di Mapolda Metro Jaya, Jumat (24/3/2017).

Keke awalnya bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Perumahan Bulak Macan, Blok A 30, Harapan Jaya, Bekasi.

Baca: Ada Sayembara Tangkap Maling di Umbulharjo Jogja, Hadiahnya Uang dan Furnitur

Baca: Pengakuan Wanita Pencuri, Saat Kuras Swalayan Selalu Memakai Baju Ini

Keke Lisangan alias KL (kanan) dan suaminya, Aji Sukmo alias AS di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat (24/3) siang.
Keke Lisangan alias KL (kanan) dan suaminya Aji Sukmo di Mapolda Metro Jaya, Semanggi.

Ketika majikannya sedang pergi meninggalkan Keke seorang diri menjaga rumah, Keke menghubungi Aji untuk mengambil barang-barang majikannya.

Sejumlah harta benda yang berhasil digasak, yakni dua ponsel, satu buah cincin, tiga buah jam tangan.

“Suaminya dibantu oleh tersangka Hendra alias Gondrong untuk masuk ke rumah korban dan mengambil barang-barang korban,” kata Hendy.

Kepada polisi, Keke mengaku baru sekali beraksi.

Keke yang tengah mengandung dua bulan ini mengaku dipaksa suaminya untuk terlibat dalam pencurian ini.

“Baru lima hari kerja. Dari awal niat kerja, tapi disuruh maling sama suami,” kata Keke.

Selain mengungkap aksi pencurian Aji dan Keke di Bekasi, Subdit Jatanras selama Februari hingga Maret 2017, juga mengungkap pencurian rumah kosong di Jalan Kebayoran Lama 9A, Jakarta Selatan oleh Adam, Yajid, dan Remon dengan modus mencongkel pintu menggunakan palu, pahat, dan linggis.

Modus perusakan pintu juga dilakukan oleh tersangka Mahrudin dan Mawardi di Kawasan Pergudangan Central Cakung Blok J2 Nomo 18, Jakarta Utara pada Maret lalu.

Para pencuri ini akan dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan (curat) dengan ancaman hukuman hingga sembilan tahun penjara.

LEAVE A REPLY