Ini Dia 5 Atlet Yang Menjadi Jawara Taekwondoi Dunia Adalah Wanita Cantik Berhijab.

0
348

Liputanlive.com – tidak sedikitnya perempuan berjilbab yg berprestasi di bagian latihan jasmani termasuk juga bela diri taekwondo atau sejenisnya. meskipun mempunyai jenis prestasi di sektor latihan jasmani tersebut namun sebahagian mereka sempat meraih keputusan diskriminasi dikarenakan berjilbab terpenting kepada perempuan yg berada di negeri minoritas muslim.

Tak cuma negeri minoritas muslim, di Indonesia sendiri pula ada larangan berjilbab pada dalam beberapa kompetisi olahraga. Seperti yang baru-baru ini dialami oleh seorang siswi SMP, harus mundur karena menolak lepas jilbab di kejuaraan karate.

Siswi SMP yg ketahui bernama Aulia itu memilih mundur dalam pertandingan seandainya tak diizinkan berjilbab. meskipun tidak sedikit atlet berjilbab yg mempunyai prestasi kompetisi bela diri umum seperti taekwondo.

Yuk lihat siapa-siapa saja perempuan menawan yg berhasil dalam prestasi di kantor cabang bela diri taekwondo meskipun berjilbab.

1. Lia Karina Mansur

Lia Karina Mansur merupakan salah satu atlet taekwondo berhijab yang tak hanya berparas manis tapi juga bisa membanggakan Indonesia. Namanya populer berkat prestasi-prestasinya di cabang olahraga asal Korea tersebut.

Hijabers dengan pengikut Instagram lebih dari 11 ribu itu pernah meraih medali perak dari kelas 57 kg putri SEA Games XXVI. Ia juga berhasil masuk peringkat dua dalam pertandingan taekwondo di Jeonju Open International Taekwondo Championships.

Tidak hanya itu, ia pun pernah berlaga dalam beberapa pertandingan internasional lainnya seperti Olympic Game Qualification, World Championship, hingga Bali Open International Taekwondo Tournament 2015. Prestasinya juga menonjol dalam tingkat nasional seperti menjuarai PON XIX Jawa Barat kelas under 57 kg putri.

Dalam bertanding, Lia tidak pernah melepas jilbabnya. Wakil 1 Diajeng Kota Jogja 2015 itu pun tetap diizinkan menggunakan hijab walau berada di arena pertandingan internasional.

2. Kubra Dagli

Atlet taekwondo lain yang namanya dikenal karena berprestasi di tingkat dunia adalah Kubra Dagli. Kubra menjadi perbincangan tahun ini setelah hijabers cantik berdarah Turki itu berhasil meraih medali emas di kejuaraan taekwondo dunia, World Championships yang digelar di Lima, Peru.

Sebelum mengikuti kejuaraan taekwondo internasional tersebut, Kubra mengatakan sudah mengajukan izin terlebih dahulu ke badan-badan olahraga internasional. Ia juga bercerita sebelum diizinkan memakai jilbab seperti sekarang, Kubra pernah hanya boleh memakai bandana untuk menutupi rambutnya ketika mengikuti kejuaraan internasional di 2013.

3. Kimia Alizadeh Zenoorin

Satu lagi atlet cantik taekwondo yang juga berprestasi di tingkat internasional, dia adalah Kimia Alizadeh Zenoorin. Kimia berhasil meraih medali perunggu di Olimpiade 2016 cabang olahraga taekwondo kelas 57 kg. Wanita 18 tahun ini pun disebut-sebut sebagai wanita berhijab pertama asal Iran yang meraih medali di kejuaraan dunia tersebut.

Selain itu, Kimia pernah menyabet medali emas untuk kelas 63 kg putri di Nanjing 2014 Youth Olympic Games. Dalam bertanding, Kimia selalu mengenakan jilbab yang menutup leher.

4. Hedaya Wahba Malak

Bila sebelumnya berasal dari Iran, kini atlet taekwondo berhijab asal Mesir yang berprestasi di kejuaraan dunia adalah Hedaya Wahba Malak. Hedaya sukses mendapatkan medali perunggu di Olimpiade 2016. Ia juga meraih medali yang sama pada Olimpiade 2012.

Wanita 23 tahun ini sudah menuai banyak prestasi dalam kejuaraan taekwondo di berbagai negara seperti meraih medali emas serta silver di pertandingan taekwondo African Games pada 2011 dan 2015. Ia pun pernah mendapatkan emas di Kejuaraan Military World Games 2015. Tak hanya itu, Hedaya juga merebut sejumlah medali dalam ajang Mediterranean Games, World Taekwondo Grand Prix, hingga African Championships.

5. Zahra Nemati

Zahra Nemati juga merupakan mantan atlet taekwondo berhijab asal Iran yang tak pernah mengalami sikap diskriminasi karena mengenakan jilbab. Ia pemegang sabuk hitam dan beberapakali menjuarai kejuaraan taekwondo nasional.

Sayangnya setelah insiden gempa bumi dan mengalami kelumpuhan, ia berhenti menjadi atlet taekwondo kemudian berputar arah ke cabang olahraga panahan. Kini wanita 31 tahun itu lebih dikenal sebagai atlet panahan yang sudah menuai beragam prestasi di pertandingan olahraga dunia sejak 2006 lalu.

 

(Detik.com)

LEAVE A REPLY