Inilah 10 Negara yang Pernah Berjaya dan Kini Namanya Hanya Tinggal Kenangan di Peta Bumi

0
328

peta-bumi_20161204_113239

Liputanlive.com – Pada awal abad ke-20, hanya ada puluhan negara berdaulat yang diakui di planet kita ini.

Sedangkan hari ini, lebih dari 200 negara telah tercatat namanya dalam peta.

Setelah merdeka dan resmi berdiri, beberapa negara tetap eksis bertahan, namun ada juga yang bubar.

Hingga akhirnya identitas negara-negara tersebut benar-benar hilang dan namanya lenyap dari peta bumi.

banner-gunung-pokerrevisi

Inilah 10 negara yang pernah berjaya namun pada akhirnya bubar:

1. Uni Republik Soviet Sosialis (Uni Soviet), 1922-1991soviet_union_map_3

Negara adidaya yang sangat ditakuti ini berdiri kokoh selama tujuh dekade sebagai benteng Marxis Stalinisme.

Uni Soviet berhasil mengalahkan Nazi ketika tidak ada yang percaya Hitler bisa dihentikan.

Tanda-tanda runtuhnya Uni Soviet nampak pasca runtuhnya tembok Berlin pada tahun 1989, diikuti oleh hancurnya komunisme di Eropa Timur.

2. Sikkim, abad ke-8 Masehi hingga 1975

thediplomat_2014-03-17_20-58-27-553x360

Nama negara ini mungkin masih asing ditelinga sebagian orang.

Sangat kecil kemungkinan kalian tahu negara yang tersembunyi di Pegunungan Himalaya, terhimpit India dan Tibet-China.

Sikkim adalah negara monarki kecil yang berhasil bertahan, sebelum akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan India modern pada tahun 1975.

3. Ottoman Empire, 1299-1922

ottoman_empire_b

Setelah megah berdiri lebih dari enam ratus tahun, Kekaisaran Ottoman akhirnya bubar pada November 1922.

Kekaisaran yang membentang dari Maroko ke Teluk Persia, dari Sudan hingga jauh ke utara Hungaria, mengalami kemunduran secara perlahan selama berabad-abad sampai dengan awal abad ke-20.

Di tahun 1922 ketika Turki memenangkan perang, hingga akhirnya Kesultanan dihapuskan dan menciptakan negara Turki modern.

4. United Arab Republic, 1958-1971israel_bordering_states_pol_1970

Dalam upaya mempersatukan bangsa Arab, Persiden Mesir Abdel Nasser memiliki ide untuk bersatu dengan negara tetangga jauh mereka, Suriah.

Menciptakan Republik Uni Arab bukanlah upaya yang mudah.

Jarak yang terpisah ratusan mil hampir mustahil menciptakan pemerintah pusat bersama.

Meninggalnya Nasser pada tahun 1970 adalah sebuah anti klimaks.

Tanpa Presiden Mesir yang karismatik itu, aliansi menjadi rapuh, UAR pun segera cepat dibubarkan, sehingga Mesir dan Suriah kembali menjadi negara sendiri-sendiri.

5. Vietnam Selatan, 1955-1975

karte-6-438

Seperti halnya Korea, perang saudara antara dua wilayah Vietnam tak terhindarkan.

Pada akhirnya, perang ini menyeret Amerika Serikat ke dalam konflik.

Sejarah mencatat ini adalah perang yang paling menguras biaya dan tenaga bagi Amerika.

Akibat desakan dunia Internasional dan rakyatnya sendiri, Amerika akhirnya meninggalkan Vietnam Selatan berjuang sendiri pada tahun 1973.

Dua tahun kemudian Vietnam Selatan mengakhiri perang saudara dan mengubah nama negara menjadi Saigon dengan Ho Chi Minh City sebagai ibu kota.

banner-gunung-pokerrevisi

6. Tibet, 1913-1951

maps1-writing2x

Nama Tibet sudah ada selama lebih dari seribu tahun dan sejak tahun 1913 dikelola menjadi sebuah negara yang merdeka.

Di bawah pengawasan Dalai Lama, negara ini akhirnya diduduki Komunis Cina pada 1951.

Pada tahun 1950-an, Tibet semakin tegang hingga akhirnya melaukan pemberontakan pada tahun 1959 dan mengakibatkan pemerintahan Tibet dibubarkan.

Kini, China menjadikan Tibet sebagai wilayah, bukan lagi sebuah negara.

7. Austro-Hungaria, 1867-1918

austro-hungarianempire-1914map

Pasca Perang Dunia I, beberapa negara yang kalah menderita secara ekonomi dan kehilangan wilayah geografis, termasuk Kekaisaran Austro-Hungaria.

Bubarnya kekaisaran besar ini menghasilkan negara modern Austria, Hungaria, Cekoslovakia, dan Yugoslavia, dengan bagian-bagian lainnya bergabung ke Italia, Polandia, dan Rumania.

8. Yugoslavia, 1918-1992

96327-004-7a7f282d

Pada dasarnya negara ini terdiri dari negara bagian Hungaria dan negara asli Serbia.

Yugoslavia justru mempertahankan monarki yang otokratik sampai Nazi menginvasi negara itu pada tahun 1941.

Dengan runtuhnya Nazi pada tahun 1945, Yugoslavia berhasil menghindari pendudukan Soviet tetapi tidak dengan Komunisme.

Ketegangan internal dan nasionalisme bersaing mengakibatkan perang saudara.

Negara ini kemudian terpecah menjadi enam negara yang lebih kecil (Slovenia, Kroasia, Bosnia, Serbia, Macedonia, dan Montenegro).

9. Cekoslowakia, 1918-1992

czechoslovakia7

Pada Maret 1939, negara ini berhasil diduduki sepenuhnya oleh Jerman dan lenyap dari peta.

Kemudian diduduki oleh Soviet, yang mengubahnya menjadi sebuah negara satelit Uni Soviet sampai runtuhnya bangsa itu pada tahun 1991.

10. Jerman Timur, 1949-1990

ff4d04b3915799fe9444bf7391a37a3a

Didirikan sebagai bagian dari negara Jerman yang dikendalikan Uni Soviet setelah Perang Dunia II, Jerman Timur menjadi negara paling dikenal karena Tembok Berlin.

Runtuhnya Tembok Berlin mengakhiri komunisme di Jerman Timur dan diintegrasikan ke dalam sisa Jerman pada tahun 1990.

Karena Jerman Timur sangat tertinggal secara ekonomi, maka reintegrasi dengan Jerman Barat hampir membuat bangkrut Jerman.

(Tribun.com)

LEAVE A REPLY