Naga Terpanjang Se-Asia Ramaikan Pekan Budaya Tionghoa Yogya 2017

0
209

GUNUNGPOKER AGEN POKER ONLINE TANPA ROBOT

 

LiputanLive.com –¬†Yogyakarta, Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) 2017 kembali digelar di Yogyakarta. Berbeda dari sebelumnya, pada tahun 2017 ini PBTY akan berlangsung lebih lama yakni selama 7 hari.

“PBTY kali ini yang ke 12 kalinya digelar,” ujar Ketua Umum Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) 2017, Tri Kirana Muslidatun, Rabu (1/2/2017).

Kirana menuturkan penyelengaraan PBTY 2017 lebih panjang dibandingkan tahun lalu. Pada tahun ini PBTY akan berlangsung selama 7 hari mulai 5 Februari 2017 sampai dengan 11 Februari 2016.

“Sebelumnya hanya 5 hari, untuk pelaksanaan PBTY mulai tahun ini 7 hari. Tema Tahun ini Pelangi Budaya Nusantara,” tegasnya.

Seperti tahun sebelumnya, PBTY 2017 juga akan digelar karnaval. Rute karnaval dari Taman Parkir Abu Bakar Ali sampai dengan Alun-alun Utara.

“Karnaval sebelumnya di akhir acara, tetapi tahun ini digelar di awal, tanggal 5 Februari 2016 dari Abu Bakar Ali sampai Alun-alun Utara. Karnaval dimulai pukul 18.00 WIB,” tuturnya.

Selain itu juga akan ditampilkan berbagai kebudayaan dari seluruh Nusantara. Ada pula 6 peserta terbaik Jogja Dragon Festival yang akan tampil di karnaval. Total peserta Jogja Dragon Festival ada 14 dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah.

“Jadi 14 peserta dragon festival dari DIY dan Jateng akan lomba penyisihan lebih dulu. Lalu 6 terbaik akan ditampilkan di karnaval,” tuturnya

Tak hanya itu, di karnaval juga akan ramaikan dengan ladies dragon. Lebih istimewa lagi, dragon terpanjang se-Asia yang pernah memecahkan rekor Muri juga akan turut meramaikan karnaval.

“Naga kita yang terpanjang se-Asia juga akan ditampilkan. Memang tidak menambah panjangnya, hanya kita renovasi dan perbaiki untuk bisa tampil,” kata Kirana.

Stan kuliner nusantara sejak beberapa bulan sebelum pelaksanaan PBTY 2017 juga sudah di pesan. Total semua stan kuliner Nusantara ada 134 yang siap memanjakan lidah pengunjung.

“Di penutupan nantinya akan ada pesta kembang api. Sebagai perlambang tahun ini harus kerja lebih keras,” ucapnya Ketua II Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) 2017 Jimmy Sutanto.

Ia mengatakan penyelenggaraan PBTY hanya mengambil momentum tahun baru Tionghoa tetapi semua yang ditampilkan adalah seni budaya Nusantara.

GUNUNGPOKER AGEN POKER ONLINE TANPA ROBOT

“Pada intinya ini (PBTY) adalah pesta budaya seluruh Nusantara. Sehingga membangun Yogyakarta City Of Tolerance,” bebernya.

Sementara itu, koordinator PBTY 2017, Bekti menambahkan tahun ini panitia menampilkan rumah budaya Tionghoa zaman dahulu lengkap dengan perabotannya.

“Konsepnya bentuk ruangan zaman dahulu atau kuno. Misalnya ruang tamu atau tempat tidur semua barang perabotnya yang ada disitu semua asli jaman dulu,” pungkasnya.

 

 

(Kompas.com)

LEAVE A REPLY