Pelopor “Rock N Roll”, Chuck Berry, Meninggal Dunia di Usia 90 Tahun

0
229

GUNUNGPOKER AGEN POKER ONLINE TANPA ROBOT

 

LiputanLive.com – Musisi legendaris Chuck Berry meninggal dunia di usia 90 tahun di Kota St Louis, Sabtu (18/3/2017).

Chuck Berry dilahirkan di St Louis, Missouri, pada 18 Oktober 1926. Ia dikenal sebagai salah satu kreator musik rock ‘n’ roll.

Kematian Berry diumumkan oleh kepolisian wilayah St Louis, yang memberi pertolongan pertama ketika keluarga Berry menemukan sang legenda tidak bergerak.

“Kepolisian St Charles County mengumumkan meninggalnya Charles Edward Anderson Berry Sr, atau yang lebih dikenal sebagai musisi legendaris Chuck Berry,” demikian pengumuman yang disampaikan melalui akun Facebook kantor polisi tersebut.

Chuck Berry menjadi sensasi pasca-Perang Dunia II setelah dia memadukan rythm and blues dan permainan gitar gaya country ditambah penampilan panggung yang atraktif.

Salah satu lagunya yang paling terkenal adalah “Johnny B. Goode” (1958). Lagu itu dianggap sangat berpengaruh sehingga NASA membawa lagu itu dengan pesawat Voyager untuk diputar di ruang angkasa.

Karya lain Berry adalah “Roll Over Beethoven” (1956), yang dinilai sebagai sebagai manifesto musik rock ‘n’ roll

Dengan lagu itu Berry mendorong radio-radio beralih ke lagu-lagu rock ‘n’ roll yang bergaya muda, untuk menggantikan lagu-lagu klasik.

Berry merupakan salah satu musisi berkulit hitam pertama yang memiliki penggemar warga kulit putih secara luas.

Namun karier musiknya jatuh pada tahun 1959 karena membawa remaja putri berusia 14 tahun untuk “tujuan imoral”.

Meskipun membantah tuduhan itu, Berry divonis bersalah dan dijatuhi hukuman 1,5 tahun penjara.

Setelah menjalani hukuman, Berry lebih banyak menghindari media. Ia lebih sering tinggal di kota kelahirannya, St Louis, meskipun kariernya kembali bangkit.

Pada tahun 1987, ia bersedia diwawancarai oleh NBC, suatu kesempatan yang langka.

GUNUNGPOKER AGEN POKER ONLINE TANPA ROBOT

Dalam kesempatan itu ia menolak disebut “Bapak Musik Rock ‘N’ Roll”. Ia justru menyebut musisi-musisi lain seperti Elvis Presley, Little Richard, dan Fats Domino sebagai yang berhak atas julukan itu.

Pada usia senja, Chuck Berry masing sering tampil di panggung, yakni di Blueberry Club, di St Louis. Ia didampingi band yang dipimpin putranya, Charles Berry Jr.

Ketika merayakan ulang tahun ke-90 tahun lalu, ia mengumumkan bahwa ia telah merekam album pertamanya setelah 38 tahun.

Album bertajuk “Chuck” itu rencananya dirilis tahun ini.

Dalam sebuah pernyataan, Berry mempersembahkan album itu untuk istri yang sudah dinikahnya selama 68 tahun, Themetta Berry.

“Sayangku, aku sudah tua. Aku mengerjakan album ini cukup lama. Sekarang aku bisa beristirahat!” kata Berry dalam sebuah pernyataan.

 

 

(Kompas.com)

LEAVE A REPLY