Pengelola Taksi Online Punya Waktu 3 Bulan untuk Segera Patuhi Aturan

0
226

LIPUTANLIVE.COM, JAKARTAKementerian Perhubungan akan memberikan toleransi waktu tiga bulan sebagai masa transisi bagi pelaku angkutan sewa online dan taksi reguler untuk memenuhi ketentuan dalam Revisi Peraturan Menteri Perhubungan no 32 Tahun 2016 tentang

Hal itu disampaikan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dalam sosialisasi Revisi Peraturan Menteri Perhubungan tentang Penyelenggaran Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Tidak Dalam Trayek yang mulai berlaku 1 April 2017 tersebut.

“Pemberlakuannya tetap 1 April 2017, tapi kita beri toleransi transisi kira-kira 3 bulan terhadap poin-poin (revisi) itu untuk diberlakukan,” kata Budi Karya Sumadi dalam keterangan resminya, Jumat (24/3/2017).

Dalam waktu tiga bulan tersebut, Menhub memastikan tidak akan ada penindakan hukum terhadap pelanggaran dari aturan ini baik oleh pihak Kepolisian maupun Dinas Perhubungan.

Setelah tiga bulan masa transisi, akan ada sanksi khususnya bagi pengemudi angkutan online maupun provider yang tidak memenuhi aturan.

Antara lain, pembekuan atau suspend ID pengemudi atau pemblokiran aplikasi.

“Kalau nanti melanggar bisa ditangguhkan, kita lagi minta suatu cara tertentu untuk menangguhkan anggota-anggota apabila mereka tidak memenuhi syarat-syarat tersebut,” ujar Budi.

Budi menjelaskan bahwa dengan pemberlakuan aturan ini maka akan melindungi seluruh pihak baik pengemudi maupun kepentingan masyarakat luas.

LEAVE A REPLY