Waspadai Hujan Deras di Sejumlah Wilayah Indonesia Beberapa Hari ke Depan

0
61

GUNUNGPOKER AGEN POKER ONLINE TANPA ROBOT

 

LiputanLive.com –┬áJAKARTA, Deputi Bidang Meteorologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Yunus S Swarinoto memprediksi adanya potensi hujan deras dari Kamis (23/3/2017) hingga Minggu (26/3/2017) di beberapa wilayah Indonesia.

Potensi hujan deras bermula dari hasil analisis dinamika atmosfer yang mengidentifikasi adanya bibit siklon tropis di sekitar Samudera Hindia.

“Adanya pertumbuhan bibit siklon dan tumbuhnya pola tekanan rendah lainnya di sekitar perairan barat utara Australia menyebabkan terjadinya pertemuan angin di sekitar wilayah barat Sumatera hingga selatan Jawa, Bali, NTB dan NTT, Kalimantan Barat hingga Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, dan sekitar Maluku,” kata Yunus melalui keterangan tertulis kepada LiputanLive.com Kamis.

(Baca juga: Hujan Deras Landa Yogyakarta, Sejumlah Jalan Terendam Banjir)

Faktor-faktor tersebut, kata Yunus, menyebabkan potensi hujan deras yang disertai dengan kilat atau petir dan angin kencang.

Tempat yang akan mengalami kondisi ini adalah Sumatera Barat, Bengkulu, Lampung bagian barat, Banten, Jawa Barat, Jabodetabek, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Selain itu, potensi hujan deras didapati di Bali, NTB, NTT, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah bagian selatan, Sulawesi Selatan bagian utara, serta Papua bagian tengah dan utara.

(Baca juga: Hujan 3 Jam, Ungaran Dilanda Banjir dan Longsor)

GUNUNGPOKER AGEN POKER ONLINE TANPA ROBOT

Yunus mengimbau masyarakat waspada terhadap dampak dari hujan deras, seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, pohon tumbang, serta jalanan licin.

“Sedangkan bagi pengguna dan operator jasa transportasi laut, nelayan, dan masyarakat di wilayah pesisir, diimbau mewaspadai potensi gelombang laut dengan ketinggian antara 2,5 sampai 4 meter di perairan selatan Banten hingga Jawa Barat, Samudera Hindia barat Bengkulu hingga selatan Jawa Timur, dan Samudera Hindia selatan NTB,” tutur Yunus.

 

 

(Kompas.com)

LEAVE A REPLY